Nama Suyudi Ario Seto, Arrmanatha Christiawan Nasir, hingga Dudung Abdurachman menjadi perhatian publik pada Kamis, 1 Oktober 2026. Ketiganya muncul dalam agenda pelantikan pejabat negara yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, di tengah perombakan Kabinet Merah Putih.
Suyudi Ario Seto resmi dilantik sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Pada hari yang sama, Arrmanatha Nasir dilantik sebagai Menteri Luar Negeri menggantikan Sugiono, sementara Dudung Abdurachman dilantik sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) menggantikan Djamari Chaniago.
Perubahan jabatan tersebut membuat nama-nama para pejabat yang dilantik menjadi sorotan. Berdasarkan informasi yang beredar di berbagai platform digital, pembahasan mengenai reshuffle kabinet juga ramai diperbincangkan masyarakat.
Suyudi Ario Seto Resmi Jadi Kapolri
Presiden Prabowo melantik Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri dalam upacara di Istana Negara. Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 96/POLRI Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan Kapolri. Pada kesempatan yang sama, Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat dilantik sebagai Wakapolri.
Suyudi menggantikan Listyo Sigit Prabowo yang kemudian mendapat posisi baru sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP). Sebelum ditetapkan sebagai Kapolri, Suyudi menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN).
Pergantian tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian perubahan jabatan yang dilakukan pemerintah pada 1 Oktober 2026.
Arrmanatha Nasir Jadi Menteri Luar Negeri
Nama lain yang ikut menjadi perhatian adalah Arrmanatha Christiawan Nasir. Diplomat yang sebelumnya menjabat Wakil Menteri Luar Negeri tersebut resmi dilantik sebagai Menteri Luar Negeri menggantikan Sugiono.
Pelantikan Arrmanatha berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 105/P Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih periode 2024-2029.
Setelah dilantik, Arrmanatha mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Presiden Prabowo dan menandatangani berita acara pelantikan.
Pergantian tersebut juga membuat posisi Sugiono berubah. Sugiono kemudian dilantik sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK).
Dudung Abdurachman Geser ke Menko Polkam
Sementara itu, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman dilantik sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam). Dudung menggantikan Djamari Chaniago di posisi tersebut.
Sebelum menjadi Menko Polkam, Dudung menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan. Posisi KSP yang ditinggalkannya kemudian ditempati oleh Listyo Sigit Prabowo.
Dengan demikian, terjadi pergeseran sejumlah posisi strategis dalam pemerintahan maupun kepolisian pada hari yang sama.
Pelantikan 1 Oktober 2026 tidak hanya mencakup Suyudi, Arrmanatha, dan Dudung. Presiden Prabowo juga melantik sejumlah pejabat lainnya dalam rangkaian reshuffle Kabinet Merah Putih.
Di antaranya Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM, Sugiono sebagai Menko PMK, Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian, serta Dedy Prasetyo sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional.
Pergantian sejumlah pejabat tersebut membuat reshuffle kembali menjadi salah satu topik yang mendapat perhatian masyarakat.
Mengapa Nama Mereka Banyak Dicari?
Munculnya nama Suyudi Ario Seto, Arrmanatha Nasir, dan Dudung Abdurachman dalam pencarian internet tidak terlepas dari momentum pelantikan mereka pada hari yang sama.
Suyudi menjadi perhatian karena untuk pertama kalinya menduduki posisi Kapolri. Arrmanatha menjadi sorotan setelah naik dari Wakil Menteri Luar Negeri menjadi Menteri Luar Negeri. Sementara Dudung berpindah dari Kepala Staf Kepresidenan ke posisi Menko Polkam.
Perubahan jabatan tersebut membuat publik mencari informasi mengenai siapa pejabat yang baru dilantik, posisi yang mereka tempati, serta perubahan jabatan yang terjadi dalam pemerintahan.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Tulis Komentar Anda