Dengarinfo- Inter Milan bersiap melakoni laga krusial di leg kedua play-off Liga Champions menghadapi Bodo/Glimt. Pertandingan akan digelar di Stadion Giuseppe Meazza (San Siro), Rabu (25/2/2026) pukul 03.00 WIB, dan menjadi ajang pembuktian bagi Nerazzurri untuk membalikkan keadaan setelah takluk 1-3 di leg pertama.
Laga ini mempertemukan juara Eropa tiga kali, Inter Milan, dengan tim debutan fase gugur Liga Champions, Bodo/Glimt. Meskipun memiliki sejarah dan pengalaman yang jauh berbeda, hasil leg pertama menunjukkan bahwa Bodo/Glimt bukanlah lawan yang bisa diremehkan. Tim asal Norwegia ini berhasil memanfaatkan keuntungan kandang dan kondisi lapangan sintetis di Aspmyra Stadion yang tidak biasa bagi Inter.
Misi balas dendam menjadi fokus utama Inter Milan di hadapan pendukungnya sendiri. Mereka harus tampil dominan dan efektif untuk menaklukkan Bodo/Glimt yang telah menunjukkan performa mengejutkan di kompetisi Eropa musim ini. Pertandingan ini diprediksi akan berjalan sengit, dengan Inter mengerahkan segala upaya untuk mengamankan tiket ke babak selanjutnya.
Kekalahan 1-3 di Norwegia menjadi hasil buruk bagi Inter Milan. Tiga gol Bodo/Glimt dicetak oleh Jens Petter Hauge, Patrick Berg, dan Sondre Brunstad Fet, sementara satu-satunya gol Inter dicetak oleh Pio Esposito. Hasil tersebut membuat Inter harus menang minimal 2-0 di San Siro untuk memaksa pertandingan masuk ke babak tambahan waktu, atau menang dengan selisih tiga gol untuk lolos langsung.
Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, tetap optimistis meski menghadapi tantangan berat. Ia yakin timnya bisa melakukan comeback di hadapan publik sendiri. "Kami sudah melupakan hasil buruk di leg pertama. Sekarang fokus kami adalah memenangkan laga di San Siro," ujar Chivu.
Chivu mengakui bahwa timnya kesulitan beradaptasi dengan lapangan sintetis di Norwegia. Namun, di San Siro dengan rumput alami, Inter diharapkan bisa menampilkan permainan terbaiknya. "Kami memiliki kualitas untuk membalikkan keadaan. Para pemain sudah siap bertarung habis-habisan," tegasnya.
Bek sayap Inter Milan, Matteo Darmian, menyatakan timnya memiliki kewajiban untuk memberikan segalanya dalam laga ini. "Mereka adalah tim yang kuat. Kami punya tugas untuk memberikan yang terbaik," ujar Darmian. Ia juga menegaskan bahwa Inter tidak boleh menganggap remeh Bodo/Glimt yang telah membuktikan diri mengalahkan tim-tim besar seperti Manchester City dan Atletico Madrid di fase liga.
Bodo/Glimt memang memiliki catatan mengesankan di Liga Champions musim ini. Mereka berhasil mengalahkan Manchester City 3-1 dan Atletico Madrid 2-1 di fase liga. Kemenangan atas Inter Milan di leg pertama menambah daftar kejutan yang dibuat oleh tim asal Norwegia tersebut.
Namun, Bodo/Glimt akan menghadapi tantangan berbeda di leg kedua. Mereka harus bermain di Stadion Giuseppe Meazza yang legendaris dengan atmosfer fanatik pendukung Inter. Selain itu, Bodo/Glimt akan kehilangan Patrick Berg yang terkena akumulasi kartu kuning, sementara Odin Bjørtuft masih diragukan karena cedera.
Inter Milan juga menghadapi masalah cedera. Chivu masih harus menjalani laga tanpa tiga pilar andalannya, yaitu Lautaro Martínez, Hakan Çalhanoğlu, dan Stefan de Vrij. Ketiga pemain tersebut masih dalam proses pemulihan cedera. Namun, Inter bisa menurunkan Marcus Thuram dan Pio Esposito sebagai tandem penyerang.
Dari sisi statistik, Inter Milan memiliki rekor bagus di San Siro di kompetisi Eropa. Mereka sulit dikalahkan di kandang sendiri, terutama dalam pertandingan-pertandingan krusial. Namun, Bodo/Glimt telah menunjukkan bahwa mereka tidak gentar menghadapi tim-tim besar di kandang lawan.
Pertandingan ini juga menjadi ujian bagi Cristian Chivu yang baru menjabat sebagai pelatih kepala menggantikan Simone Inzaghi. Chivu pernah membawa Inter Milan U-19 meraih trofi Youth League, dan kini ia dituntut untuk membawa tim senior lolos ke babak 16 besar Liga Champions.
Jika Inter Milan berhasil lolos, mereka akan menjadi tim ke-16 yang mengisi babak selanjutnya bersama delapan tim teratas fase liga dan tujuh pemenang play-off lainnya. Namun, jika gagal, ini akan menjadi kegagalan besar bagi Nerazzurri yang merupakan finalis Liga Champions musim lalu.
Dukungan penuh dari para tifosi Inter diharapkan menjadi kekuatan tambahan bagi tim. San Siro diprediksi akan penuh sesak oleh pendukung yang ingin menyaksikan kebangkitan tim kesayangan mereka. Atmosfer kandang yang luar biasa seringkali menjadi faktor penentu dalam pertandingan-pertandingan besar.
Dengan keunggulan agregat 3-1, Bodo/Glimt bisa bermain lebih pragmatis. Mereka bisa mengandalkan serangan balik cepat untuk memanfaatkan celah pertahanan Inter yang terbuka. Namun, Bodo/Glimt juga harus waspada akan tekanan besar dari Inter sejak menit pertama.
Pertandingan ini menjadi salah satu laga yang paling ditunggu dalam jadwal play-off Liga Champions pekan ini. Selain Inter vs Bodo/Glimt, laga lain yang berlangsung pada malam yang sama adalah Bayer Leverkusen vs Olympiacos dan Club Brugge vs Atletico Madrid.
Dengan format baru Liga Champions yang melibatkan 36 tim, babak play-off menjadi penentu akhir bagi tim-tim yang finis di peringkat 9-24 fase liga. Persaingan yang ketat membuat beberapa raksasa Eropa seperti Inter harus berjuang ekstra melalui jalur play-off.
Inter Milan diprediksi akan menurunkan formasi 3-5-2 dengan Yann Sommer di bawah mistar gawang, back tiga terdiri dari Benjamin Pavard, Francesco Acerbi, dan Alessandro Bastoni, wing back Matteo Darmian dan Federico Dimarco, lini tengah Davide Frattesi, Nicolò Barella, dan Henrikh Mkhitaryan, serta duet penyerang Marcus Thuram dan Pio Esposito.
Pertandingan Inter Milan vs Bodo/Glimt bisa disaksikan secara langsung melalui berbagai platform streaming yang menyediakan siaran Liga Champions. Laga ini diprediksi akan berlangsung sengit dan penuh dramatis hingga menit terakhir.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Tulis Komentar Anda