dengarinfo.com - Portal Berita Akurat & Terpercaya

Kemenpora Indonesia Siapkan Langkah Antisipasi Jauh Hari untuk SEA Games 2027 Malaysia

Oleh: Anwar
21 February 2026
12 kali dibaca

Dalam pertemuan tersebut, Erick Thohir dan Okto mematangkan persiapan menghadapi SEA Games 2027 dengan berkoordinasi intensif dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Malaysia

Dengarinfo- SEA Games 2027 akan berlangsung di Malaysia dengan lokasi pertandingan tersebar di empat wilayah yakni Kuala Lumpur, Sarawak, Penang, hingga Johor. Karena wilayah yang luas dan terpencar, Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora) langsung menyiapkan langkah antisipasi sejak jauh hari meski event dua tahunan tersebut baru berlangsung satu setengah tahun lagi.

Koordinasi persiapan sudah dilakukan sejak sekarang untuk memastikan kontingen Indonesia tampil optimal di ajang multievent terbesar se Asia Tenggara tersebut. Menpora Erick Thohir menggelar pertemuan strategis dengan Duta Besar Indonesia untuk Malaysia Raden Dato' Mohammad Iman Hascarya Kusumo dan Presiden National Olympic Committee (NOC) Indonesia Raja Sapta Oktohari di Graha Kemenpora, Jakarta, Jumat 20 Februari 2026 sore.

Dalam pertemuan tersebut, Erick Thohir dan Okto mematangkan persiapan menghadapi SEA Games 2027 dengan berkoordinasi intensif dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Malaysia. Kehadiran Dubes Iman menjadi krusial mengingat kebutuhan akan informasi lapangan dan jaringan diplomatik yang kuat untuk mendukung operasional kontingen Indonesia nanti.

Pada SEA Games nanti ada empat wilayah yang menjadi lokasinya. Sehingga mungkin nanti beberapa hal perlu dipersiapkan, seperti dari segi logistik dan mobilitas para atlet, dan persiapan lainnya, juga yang perlu dukungan dari KBRI yang lebih tahu kondisi di sana, terang Menpora Erick Thohir usai pertemuan.

Pemilihan empat lokasi berbeda oleh Malaysia menjadi tantangan tersendiri bagi seluruh negara peserta. Kuala Lumpur sebagai ibu kota tentu akan menjadi pusat utama dengan venue-venue terbesar. Sarawak di pulau Kalimantan menawarkan fasilitas modern yang telah dibangun untuk event internasional sebelumnya. Penang dengan infrastruktur olahraga yang mapan dan Johor yang strategis dekat Singapura akan melengkapi distribusi pertandingan.

Namun jarak antar wilayah tersebut menciptakan kompleksitas logistik yang signifikan. Atlet dan ofisial harus berpindah-pindah lokasi tergantung jadwal pertandingan cabang olahraga mereka. Hal ini memerlukan perencanaan transportasi, akomodasi, dan manajemen waktu yang matang.

Erick Thohir yang memiliki pengalaman panjang dalam manajemen olahraga internasional menyadari bahwa persiapan jauh hari adalah kunci sukses. Sebagai mantan pemilik klub Inter Milan dan Philadelphia 76ers, ia tahu betul pentingnya detail operasional dalam event besar.

Kami tidak bisa menunggu sampai 2027 baru mulai persiapan. Dengan empat lokasi yang tersebar, kami perlu mapping cabang olahraga mana di mana, berapa atlet yang akan berpindah lokasi, dan apa moda transportasi terbaik. Ini semua memerlukan koordinasi dengan pihak Malaysia dan dukungan KBRI kita, jelas Erick.

Presiden NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari menambahkan bahwa persiapan SEA Games 2027 juga menjadi momentum evaluasi sistem pembinaan atlet nasional. NOC Indonesia tengah menyusun program training camp dan uji coba internasional yang akan dilaksanakan di Malaysia atau lokasi dengan kondisi serupa.

Kami ingin atlet Indonesia tidak kaget dengan kondisi di sana. Kalau perlu, kami akan mengirimkan tim advance untuk survei lokasi dan membuat standard operating procedure untuk setiap cabang olahraga. Tidak ada yang dibiarkan bersifat ad hoc, tegas Okto.

Dubes Iman Hascarya menyambut positif inisiatif Kemenpora dan NOC Indonesia. Ia menegaskan bahwa KBRI Kuala Lumpur dan Konsulat Jenderal di wilayah lain di Malaysia siap memberikan dukungan penuh.

Kami di KBRI akan memastikan segala kebutuhan administratif, protokoler, dan darurat bisa ditangani dengan cepat. Hubungan bilateral Indonesia-Malaysia yang baik akan memudahkan koordinasi ini. Kami juga akan memetakan komunitas Indonesia di setiap lokasi SEA Games yang bisa menjadi volunteer atau pendukung moral, ujar Dubes Iman.

Dalam pertemuan juga dibahas isu-isu teknis lainnya seperti aklimatisasi cuaca, kualitas venue, standard penginapan, dan kebutuhan nutrisi atlet. Malaysia dengan iklim tropis yang mirip Indonesia seharusnya tidak menciptakan masalah besar, namun variasi kondisi antar lokasi tetap perlu diperhatikan.

Kemenpora juga menyiapkan anggaran khusus untuk persiapan SEA Games 2027. Erick Thohir menginginkan pendekatan profesional dengan melibatkan tim manajemen event berpengalaman. Ia tidak ingin Indonesia sekadar mengirimkan atlet, tapi mengirimkan kontingen yang benar-benar siap bersaing di level terbaik.

Target kita tetap juara umum atau minimal tiga besar. Tapi yang lebih penting adalah prosesnya. Kami ingin membangun sistem yang sustainable, bukan sekadar mengandalkan atlet-atlet senior yang akan pensiun. SEA Games 2027 harus menjadi panggung regenerasi juga, papar Erick.

Koordinasi tiga pihak ini menjadi langkah awal dari serangkaian persiapan yang akan terus intensif hingga hari pembukaan SEA Games 2027. Rapat berikutnya dijadwalkan dalam tiga bulan dengan agenda pembahasan lebih teknis terkait pemetaan cabang olahraga dan jadwal.

Dengan persiapan matang yang dimulai sejak sekarang, Indonesia berharap bisa mengoptimalkan performa di SEA Games 2027 meski tantangan logistik empat lokasi yang cukup berat. Komitmen Erick Thohir untuk profesionalisme dan kerja sama antarlembaga menjadi fondasi yang kuat untuk ambisi tersebut.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tulis Komentar Anda