dengarinfo.com - Portal Berita Akurat & Terpercaya

KEPINGAN YANG DIDUGA PESAWAT ATR 42/400 IAT DITEMUKAN PENDAKI DI BULUSARAUNG

Oleh: dengarinfo
17 January 2026
25 kali dibaca

Dalam dokumentasi foto yang beredar, terlihat beberapa kepingan berbahan komposit dan logam berada di area pegunungan berbatu, bercampur dengan semak belukar dan vegetasi khas kawasan karst.

Dengarinfo-Berdasarkan foto dan video kiriman warga, sejumlah benda yang diduga kuat merupakan bagian dari pesawat ATR 42/400 IAT ditemukan di kawasan Puncak Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Temuan tersebut pertama kali beredar melalui media sosial dan grup percakapan warga, sebelum kemudian dikonfirmasi secara visual oleh sejumlah dokumentasi yang diterima redaksi.

Dalam dokumentasi foto yang beredar, terlihat beberapa kepingan berbahan komposit dan logam berada di area pegunungan berbatu, bercampur dengan semak belukar dan vegetasi khas kawasan karst. Sejumlah kepingan tampak masih utuh pada bagian tertentu, dengan tepi panel yang menunjukkan bekas sobekan dan kerusakan akibat benturan.

Beberapa kepingan yang ditemukan juga memperlihatkan label identifikasi komponen pesawat, di antaranya bertuliskan Hexcel Composites FibreLam dengan keterangan asal Duxford, Cambridge, England. Material tersebut diketahui lazim digunakan sebagai bahan komposit struktural pada badan dan sayap pesawat udara, khususnya pada pesawat bermesin turboprop.

Selain kepingan struktur pesawat, foto lain yang diterima redaksi juga memperlihatkan lembaran dokumen prosedur penerbangan bertuliskan Procedures – Normal Operations serta Additional Normal Procedures. Dokumen tersebut memuat ilustrasi pesawat bermesin turboprop yang secara visual identik dengan tipe ATR, lengkap dengan diagram dan keterangan teknis. Lembaran dokumen ditemukan dalam kondisi basah, kusut, dan bercampur dengan bebatuan, mengindikasikan telah terpapar kondisi alam di lokasi penemuan.

Sementara itu, dalam video kiriman warga, terlihat kepingan berukuran besar yang menyerupai bagian sayap atau panel badan pesawat tergeletak di area puncak gunung. Medan di sekitar lokasi tampak terjal, berbatu, serta memiliki akses yang sangat terbatas. Beberapa warga terlihat merekam dari jarak dekat, memperlihatkan detail permukaan kepingan yang mengalami kerusakan signifikan, termasuk goresan, retakan, dan lapisan material yang terkelupas.

Berdasarkan keseluruhan temuan visual tersebut, kepingan-kepingan yang ditemukan diduga berkaitan dengan pesawat ATR 42/400 IAT yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak saat melakukan pendekatan pendaratan ke Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Namun demikian, hingga berita ini diturunkan, belum terdapat pernyataan resmi dari otoritas penerbangan, AirNav Indonesia, maupun tim SAR yang memastikan secara definitif identitas kepingan tersebut.

Pihak berwenang saat ini masih melakukan verifikasi lanjutan dan pendalaman di lapangan, termasuk pencocokan komponen, nomor seri, serta koordinasi dengan tim pencarian dan pertolongan. Proses ini dilakukan untuk memastikan apakah temuan warga tersebut benar-benar terkait dengan pesawat yang sebelumnya dilaporkan mengalami loss contact.

Masyarakat diimbau untuk tidak mendekati lokasi penemuan, tidak memindahkan benda apa pun yang diduga sebagai bagian pesawat, serta tidak menarik kesimpulan secara sepihak. Seluruh informasi resmi terkait perkembangan pencarian dan identifikasi temuan akan disampaikan langsung oleh instansi berwenang.

DengarInfo akan terus memantau situasi di lapangan dan menyampaikan perkembangan terbaru dari lokasi yang diduga sebagai titik awal pencarian SAR, sesuai dengan informasi yang telah diverifikasi.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tulis Komentar Anda