dengarinfo.com - Portal Berita Akurat & Terpercaya

Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa 8 Februari, Idul Fitri 2027 Jatuh 9 Maret

Oleh: riska
20 September 2026
13 kali dibaca

Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan awal Ramadan 1448 Hijriah jatuh pada Senin, 8 Februari 2027, sedangkan Hari Raya Idul Fitri atau 1 Syawal 1448 Hijriah jatuh pada Selasa, 9 Maret 2027. Penetapan tersebut menjadi acuan bagi warga Muhammadiyah dalam mempersiapkan pelaksanaan ibadah puasa Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri tahun 2027.

dengarinfo - Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan awal Ramadan 1448 Hijriah jatuh pada Senin, 8 Februari 2027, sedangkan Hari Raya Idul Fitri atau 1 Syawal 1448 Hijriah jatuh pada Selasa, 9 Maret 2027. Penetapan tersebut menjadi acuan bagi warga Muhammadiyah dalam mempersiapkan pelaksanaan ibadah puasa Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri tahun 2027.

Penetapan awal Ramadan dan Syawal tersebut mengacu pada Kalender Hijriah Global Tunggal atau KHGT yang digunakan Muhammadiyah. Berdasarkan kalender tersebut, 1 Ramadan 1448 Hijriah bertepatan dengan 8 Februari 2027 dan menjadi hari pertama pelaksanaan puasa Ramadan bagi warga Muhammadiyah. Ramadan 1448 Hijriah dalam kalender tersebut berlangsung selama 29 hari hingga 8 Maret 2027.

Kalender yang sama menetapkan 1 Syawal 1448 Hijriah jatuh pada Selasa, 9 Maret 2027. Tanggal tersebut menjadi pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri berdasarkan kalender Muhammadiyah setelah berakhirnya Ramadan pada Senin, 8 Maret 2027. Dengan demikian, rangkaian Ramadan hingga Idul Fitri menurut kalender Muhammadiyah dimulai pada 8 Februari dan memasuki bulan Syawal pada 9 Maret 2027.

Dalam rangkaian kalender Ramadan tersebut, 17 Ramadan 1448 Hijriah yang bertepatan dengan peringatan Nuzulul Quran jatuh pada Rabu, 24 Februari 2027. Sementara itu, 29 Ramadan jatuh pada Senin, 8 Maret 2027. Setelah tanggal tersebut, kalender memasuki 1 Syawal pada Selasa, 9 Maret 2027.

Penetapan tersebut dilakukan melalui sistem Kalender Hijriah Global Tunggal yang menjadi pedoman Muhammadiyah dalam menentukan awal bulan Hijriah. Sistem tersebut menggunakan perhitungan astronomis dengan parameter tertentu untuk menentukan pergantian bulan Hijriah secara global. Muhammadiyah telah menetapkan penggunaan KHGT melalui keputusan organisasi dan menggunakannya sebagai rujukan dalam menentukan awal bulan-bulan penting yang berkaitan dengan pelaksanaan ibadah.

Dalam penerapan KHGT, seluruh dunia dipandang sebagai satu kesatuan matlak dalam menentukan awal bulan Hijriah. Bulan baru dapat dimulai secara serentak apabila parameter astronomis yang dipersyaratkan terpenuhi pada suatu wilayah di dunia. Parameter yang digunakan antara lain elongasi bulan sekurang-kurangnya 8 derajat dan tinggi bulan sekurang-kurangnya 5 derajat saat matahari terbenam sebelum pukul 24.00 UTC.

Apabila parameter tersebut baru terpenuhi setelah pukul 24.00 UTC, KHGT juga mengatur persyaratan lanjutan, yaitu parameter harus terpenuhi di suatu tempat di daratan Benua Amerika dan ijtimak telah terjadi sebelum fajar di Selandia Baru. Ketentuan tersebut menjadi bagian dari sistem perhitungan yang digunakan Muhammadiyah dalam menyusun kalender Hijriah dan menentukan tanggal awal bulan.

Kalender resmi Muhammadiyah untuk Ramadan 1448 Hijriah menunjukkan 1 Ramadan jatuh pada 8 Februari 2027, kemudian tanggal-tanggal Ramadan berlangsung hingga 29 Ramadan pada 8 Maret 2027. Kalender Syawal selanjutnya dimulai pada 9 Maret 2027 sebagai 1 Syawal sekaligus Hari Raya Idul Fitri. Bulan Syawal 1448 Hijriah menurut kalender tersebut berlangsung hingga 30 Syawal yang bertepatan dengan 7 April 2027.

Penetapan ini dilakukan jauh sebelum memasuki Ramadan 2027 karena sistem kalender Muhammadiyah menggunakan perhitungan astronomis yang memungkinkan penyusunan tanggal Hijriah untuk periode yang akan datang. Dengan kalender tersebut, warga Muhammadiyah dapat mengetahui lebih awal tanggal pelaksanaan awal puasa, Nuzulul Quran, akhir Ramadan, dan Hari Raya Idul Fitri 1448 Hijriah.

Sementara itu, penetapan Muhammadiyah tersebut merupakan kalender dan pedoman yang digunakan oleh Muhammadiyah. Penetapan resmi pemerintah Indonesia mengenai awal Ramadan dan Idul Fitri 1448 Hijriah belum dilakukan hingga 20 September 2026. Pemerintah biasanya menetapkan awal Ramadan dan awal Syawal melalui mekanisme yang berlaku menjelang datangnya masing-masing bulan Hijriah tersebut.

Dengan kalender yang telah diterbitkan tersebut, warga Muhammadiyah memiliki jadwal Ramadan dan Idul Fitri 2027 sejak beberapa bulan sebelum pelaksanaannya. Awal puasa ditetapkan pada Senin, 8 Februari 2027, Nuzulul Quran pada Rabu, 24 Februari 2027, hari terakhir Ramadan pada Senin, 8 Maret 2027, dan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1448 Hijriah pada Selasa, 9 Maret 2027.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tulis Komentar Anda