dengarinfo.com - Portal Berita Akurat & Terpercaya

Setelah 24 Hari Pencarian, Jenazah Pendaki Bukit Mongkrang Dimakamkan di Karanganyar

Oleh: dengarinfo
11 February 2026
30 kali dibaca

Setelah 24 hari dalam pencarian yang penuh harap dan doa, jenazah Yazid akhirnya ditemukan dan dimakamkan di tempat pemakaman umum tak jauh dari rumahnya di Colomadu, Karanganyar, Selasa (10/2/2026) malam.

DengarInfo – Duka menyelimuti keluarga Yazid Ahmad Firdaus (26), pendaki yang sebelumnya dilaporkan hilang di kawasan Bukit Mongkrang, lereng Gunung Lawu. Setelah 24 hari dalam pencarian yang penuh harap dan doa, jenazah Yazid akhirnya ditemukan dan dimakamkan di tempat pemakaman umum tak jauh dari rumahnya di Colomadu, Karanganyar, Selasa (10/2/2026) malam.

Yazid dilaporkan hilang sejak 18 Januari 2026 saat mendaki bersama tiga rekannya. Berdasarkan informasi yang dihimpun, rombongan sempat mencapai kawasan puncak, namun saat perjalanan turun, korban diduga terpisah dari rekan-rekannya. Sejak saat itu, komunikasi terputus dan keberadaannya tidak diketahui.

Upaya pencarian dilakukan oleh tim SAR gabungan, relawan, dan warga sekitar. Medan yang terjal, cuaca yang berubah cepat, serta jalur berbatu dan lembap menjadi tantangan tersendiri dalam proses pencarian. Operasi pencarian sempat dihentikan sesuai prosedur, namun sejumlah relawan tetap melanjutkan penyisiran secara mandiri.

Pada Selasa pagi sekitar pukul 08.45 WIB, jenazah korban ditemukan di aliran sungai kawasan Tawangmangu. Lokasi penemuan berada di area yang cukup sulit dijangkau. Tim kemudian melakukan evakuasi dengan penuh kehati-hatian sebelum membawa jenazah ke RSUD Karanganyar untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Menjelang malam hari, ambulans yang membawa jenazah tiba di rumah duka di Perumahan Angsana, Kelurahan Gawanan. Tangis keluarga pecah saat peti jenazah diturunkan. Kerabat, tetangga, hingga relawan SAR tampak hadir untuk memberikan penghormatan terakhir.

Prosesi salat jenazah dilaksanakan di rumah duka dengan suasana khidmat. Ayah korban terlihat tegar mendampingi keluarga dalam prosesi tersebut. Sekitar pukul 20.02 WIB, jenazah kemudian diberangkatkan menuju TPU Gawanan, yang berjarak tidak jauh dari kediaman keluarga.

Pemakaman berlangsung sederhana namun penuh haru. Sejumlah pelayat mengiringi hingga liang lahat sebagai bentuk penghormatan terakhir. Doa dipanjatkan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pendaki untuk selalu mempersiapkan diri secara matang sebelum melakukan pendakian, termasuk memastikan kondisi fisik, perlengkapan keselamatan, serta komunikasi yang memadai. Jalur pendakian di kawasan Bukit Mongkrang, meski populer, tetap memiliki risiko yang perlu diantisipasi dengan baik.

Keluarga korban menyampaikan terima kasih kepada seluruh tim SAR, relawan, dan masyarakat yang telah membantu proses pencarian sejak hari pertama hingga jenazah berhasil ditemukan. Mereka berharap kejadian serupa tidak kembali terulang dan menjadi pelajaran bagi siapa pun yang mencintai aktivitas alam bebas.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tulis Komentar Anda