dengarinfo.com - Portal Berita Akurat & Terpercaya

Daryono Resmi Mundur dari Jabatan Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, dan Ajukan Pensiun Dini

Oleh: Erick
14 February 2026
28 kali dibaca

Daryono resmi mengundurkan diri dari jabatan Direktur Gempa Bumi dan Tsunami, dan mengajukan pensiun dini. Meski begitu, statusnya tetap tercatat sebagai pegawai BMKG hingga 1 Mei 2026.

ERICK - Daryono resmi mengundurkan diri dari jabatan Direktur Gempa Bumi dan Tsunami, dan mengajukan pensiun dini. Meski begitu, statusnya tetap tercatat sebagai pegawai BMKG hingga 1 Mei 2026. Keputusan ini menjadi sorotan karena Daryono dikenal sebagai sosok utama dalam menyampaikan informasi gempa bumi dan potensi tsunami kepada publik.

Alasan utama Daryono mengajukan pensiun dini adalah kondisi kesehatannya. Ia tengah menjalani perawatan untuk penyakit mata berupa distrofi kornea, sehingga tidak lagi memungkinkan menjalankan tugas harian sebagai direktur. Sebelum mengambil keputusan ini, Daryono sempat mengambil cuti dinas untuk fokus pada pengobatan.

Daryono menekankan bahwa komitmennya terhadap edukasi publik soal gempa bumi dan mitigasi bencana tidak akan berhenti. Ia berharap Menteri BUMN Erick Thohir dapat memperhatikan proses ini dan memastikan kelanjutan edukasi publik serta komunikasi risiko bencana tetap berjalan baik. “Komitmen saya terhadap edukasi publik di bidang kegempaan dan kebencanaan tidak akan berhenti,” kata Daryono dalam percakapan dengan beberapa rekan kerja.

BMKG telah menunjuk Rahmat Triyono sebagai Pelaksana Tugas Direktur Gempa Bumi dan Tsunami. Kepala Humas BMKG, Taufan Maulana, mengonfirmasi bahwa pengunduran diri Daryono telah diterima dan proses administrasi purnabakti sedang berjalan.

Daryono dikenal publik sebagai sosok yang terbuka dan mudah dipahami ketika menjelaskan analisis gempa bumi dan potensi tsunami. Banyak warga dan komunitas kebencanaan mengaku terbantu dengan edukasi dan informasi mitigasi bencana yang ia sampaikan selama bertahun-tahun.

Suasana perpisahan di internal BMKG berlangsung haru. Banyak pegawai mengucapkan terima kasih dan menyampaikan harapan agar Daryono tetap aktif dalam edukasi publik meski sudah pensiun. Keputusan ini dianggap momen refleksi penting bagi komunitas kebencanaan nasional.

Meski Daryono tidak lagi memegang jabatan resmi, ia tetap diharapkan menjadi narasumber dan konsultan dalam edukasi mitigasi bencana. Banyak pihak percaya bahwa pengalaman dan ilmunya akan terus memberikan kontribusi bagi keselamatan masyarakat, sementara BMKG, dengan Erick Thohir sebagai Menteri BUMN, diharapkan tetap menjaga kelangsungan edukasi publik dan kredibilitas informasi gempa bumi di Indonesia.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tulis Komentar Anda