dengarinfo.com - Portal Berita Akurat & Terpercaya

Diplomasi Eropa Presiden Prabowo Berbuah Investasi Rp90 Triliun dan Ratusan Ribu Lapangan Kerja

Oleh: dengarinfo
29 January 2026
28 kali dibaca

Praktik kerja sama ini terwujud melalui Maritime Partnership Programme (MPP), sebuah kesepakatan strategis bilateral yang telah dibangun oleh kedua negara sejak akhir 2025.

Dengarinfo — Presiden Prabowo Subianto kembali ke Tanah Air pada Sabtu, 24 Januari 2026, membawa sejumlah capaian strategis dari kunjungan kerja ke Inggris, Prancis, dan Swiss yang berlangsung selama beberapa hari terakhir. Kedatangan Kepala Negara di Bandara Halim Perdanakusuma disambut oleh Menteri Sekretaris Negara dan pejabat tinggi negara lainnya, menandai berakhirnya lawatan diplomatik yang penuh hasil bagi kepentingan nasional.

Salah satu poin utama dari lawatan tersebut adalah komitmen investasi besar dari Pemerintah Inggris yang mencapai 4 miliar pound sterling atau sekitar Rp90 triliun yang difokuskan pada pengembangan sektor kemaritiman Indonesia. Praktik kerja sama ini terwujud melalui Maritime Partnership Programme (MPP), sebuah kesepakatan strategis bilateral yang telah dibangun oleh kedua negara sejak akhir 2025.

Dalam perjanjian itu disepakati pembangunan dan produksi 1.582 kapal ikan, yang seluruh prosesnya akan dilakukan di dalam negeri. Model produksi lokal ini diharapkan dapat membuka peluang kerja besar bagi masyarakat Indonesia. Menurut pejabat pemerintah, proyek ini berpotensi menyerap hingga sekitar 600.000 tenaga kerja baik sebagai awak kapal, pekerja produksi kapal, maupun tenaga kerja di sektor terkait sebagai efek pengganda.

Tidak hanya investasi fisik, kerja sama juga meluas ke bidang pendidikan. Indonesia menjalin kemitraan dengan 24 universitas terkemuka di Inggris Raya, termasuk institusi bergengsi seperti Oxford, Imperial College, dan King’s College London. Fokus kerja sama meliputi rencana pendirian kampus baru di Indonesia serta program pengembangan pendidikan tinggi di bidang kedokteran dan STEM (sains, teknologi, teknik, matematika).

Dalam agenda multilateral di World Economic Forum (WEF) 2026 yang digelar di Davos, Swiss, Presiden Prabowo juga memperkenalkan gagasan besar mengenai arah kebijakan ekonomi nasional dan menegaskan posisi Indonesia sebagai tujuan investasi global yang stabil dan berkelanjutan. Sebagai bagian dari diplomasi global, Indonesia turut bergabung dalam Board of Peace (BOP), suatu inisiatif internasional yang bertujuan mendukung penyelesaian konflik, termasuk upaya perdamaian di Gaza, Palestina.

Agenda lawatan juga mencakup kunjungan kenegaraan ke Prancis, di mana Presiden Prabowo bertemu dengan Presiden Emmanuel Macron untuk memperluas kerja sama strategis di berbagai sektor. Meskipun detail kerja sama dengan Prancis belum diungkap secara rinci, pertemuan ini dinilai sebagai langkah memperkuat hubungan bilateral Indonesia dengan salah satu negara penting di Eropa.

Dalam pernyataannya seusai tiba di Tanah Air, Presiden Prabowo menegaskan bahwa setiap kunjungan luar negeri harus menghasilkan manfaat nyata bagi rakyat Indonesia, baik melalui investasi, penciptaan lapangan kerja, peningkatan kualitas sumber daya manusia, maupun kontribusi dalam diplomasi global.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tulis Komentar Anda