dengarinfo - Kelompok Houthi menyatakan Arab Saudi melancarkan 28 serangan udara ke sejumlah wilayah di Yaman dalam kurun 24 jam terakhir, di tengah meningkatnya kembali pertempuran antara kelompok tersebut dan pasukan yang didukung Riyadh. Serangan disebut menyasar wilayah Taiz, Al-Jawf, dan Marib pada Minggu, 20 September 2026.
Juru bicara militer Houthi Yahya Saree mengatakan serangan dilakukan menggunakan pesawat tempur F-15 dan Typhoon yang disebut lepas landas dari pangkalan udara Khamis Mushait dan Taif di Arab Saudi. Pernyataan mengenai jumlah, lokasi, dan jenis pesawat tersebut berasal dari Houthi. Hingga informasi ini disampaikan, rincian seluruh sasaran serta dampak dari 28 serangan tersebut belum diumumkan secara lengkap.
Peningkatan serangan berlangsung setelah ketegangan antara Houthi dan Arab Saudi kembali meningkat dalam beberapa hari terakhir. Houthi sebelumnya melancarkan serangan rudal dan pesawat tanpa awak ke sejumlah wilayah Saudi, termasuk ibu kota Riyadh dan kawasan Yanbu yang menjadi salah satu pusat penting industri serta ekspor minyak kerajaan.
Pada Sabtu, 19 September 2026, Arab Saudi mengonfirmasi bahwa sebuah rudal balistik yang diluncurkan dari Yaman menuju Riyadh berhasil dicegat. Ledakan terdengar dan asap terlihat di sekitar kawasan bandara utama Riyadh, sementara otoritas Saudi tidak melaporkan adanya korban maupun kerusakan akibat rudal yang berhasil dicegat tersebut.
Houthi kemudian menyatakan bertanggung jawab atas serangkaian serangan menggunakan rudal dan drone terhadap wilayah Saudi. Kelompok tersebut juga mengklaim menyerang fasilitas Saudi Aramco di Yanbu serta sejumlah sasaran lain di wilayah kerajaan. Beberapa klaim mengenai dampak serangan tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.
Arab Saudi sebelumnya telah menyatakan akan memberikan respons terhadap serangan Houthi yang ditujukan ke wilayahnya. Koalisi yang dipimpin Saudi dan mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional juga meningkatkan operasi udara setelah serangan Houthi mengenai sejumlah kota Saudi dan menyebabkan korban luka serta kerusakan pada bangunan dan kendaraan.
Pertempuran terbaru berlangsung bersamaan dengan meningkatnya aktivitas militer Houthi di wilayah pesisir barat Yaman. Kelompok tersebut pada September 2026 memperluas penguasaan di sepanjang pantai Laut Merah dan menguasai wilayah strategis di sekitar jalur Bab al-Mandab, salah satu jalur pelayaran internasional yang menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden.
Houthi menyatakan pelayaran melalui Bab al-Mandab tetap terbuka bagi kapal internasional, kecuali kapal yang berkaitan dengan Arab Saudi. Kelompok tersebut juga memperingatkan negara lain agar tidak ikut secara militer mendukung Saudi dalam konflik yang kembali meningkat di Yaman.
Konflik terbaru juga berdampak terhadap penduduk sipil Yaman. Data badan migrasi Perserikatan Bangsa-Bangsa menunjukkan sedikitnya 112.000 orang telah mengungsi di dalam Yaman akibat pertempuran terbaru, sementara hampir 3.000 orang lainnya melarikan diri melalui laut menuju Djibouti.
Pertempuran yang kembali meningkat terjadi setelah perang saudara Yaman berlangsung selama bertahun-tahun antara Houthi dan pemerintah Yaman yang didukung Arab Saudi. Houthi menguasai Sanaa dan sebagian besar wilayah berpenduduk di negara tersebut, sedangkan pemerintah Yaman yang diakui secara internasional memperoleh dukungan politik dan militer dari Riyadh.
Eskalasi terbaru juga terjadi di tengah konflik regional yang lebih luas. Serangan Houthi terhadap wilayah Saudi dan jalur Laut Merah berlangsung bersamaan dengan ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat serta meningkatnya ancaman terhadap jalur perdagangan dan energi di kawasan Timur Tengah.
Hingga 20 September 2026, Houthi menyatakan sedikitnya 28 serangan udara Saudi telah dilakukan dalam 24 jam terhadap Taiz, Al-Jawf, dan Marib. Sementara itu, operasi militer dan serangan lintas batas antara Houthi dan Arab Saudi masih berlangsung, dan belum terdapat pengumuman mengenai berakhirnya operasi maupun kesepakatan baru untuk menghentikan eskalasi.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Tulis Komentar Anda