dengarinfo.com - Portal Berita Akurat & Terpercaya

Logan Paul Jual Kartu Pikachu Illustrator Seharga USD 16,49 Juta, Cetak Rekor Dunia Lelang Kartu Termahal

Oleh: erick
19 February 2026
101 kali dibaca

Kreator konten digital dan pegulat profesional asal Amerika Serikat, Logan Paul, menjual kartu Pokémon langka jenis Pikachu Illustrator melalui rumah lelang Goldin Auctions dengan nilai transaksi sebesar USD 16.492.000 atau setara sekitar Rp 277,7 miliar berdasarkan kurs saat transaksi dilakukan.

Dengarinfo — Kreator konten digital dan pegulat profesional asal Amerika Serikat, Logan Paul, menjual kartu Pokémon langka jenis Pikachu Illustrator melalui rumah lelang Goldin Auctions dengan nilai transaksi sebesar USD 16.492.000 atau setara sekitar Rp 277,7 miliar berdasarkan kurs saat transaksi dilakukan. Penjualan tersebut dikonfirmasi sebagai rekor dunia untuk kategori kartu perdagangan termahal yang pernah dilelang secara publik oleh Guinness World Records pada 16 Februari 2026.

Transaksi ini terjadi dalam lelang daring yang diselenggarakan Goldin Auctions dan ditutup pada 16 Februari 2026 waktu Amerika Serikat. Berdasarkan keterangan resmi dari Goldin Auctions, kartu tersebut mencapai harga akhir USD 16.492.000 setelah melalui proses penawaran kompetitif dari sejumlah kolektor internasional. Nilai tersebut melampaui rekor sebelumnya dalam kategori kartu koleksi permainan (collectible trading card).

Kartu yang dijual merupakan Pikachu Illustrator, salah satu kartu Pokémon paling langka yang pernah diproduksi. Berdasarkan dokumentasi historis Pokémon Trading Card Game, kartu ini awalnya diberikan kepada para pemenang kontes ilustrasi yang diselenggarakan majalah Jepang CoroCoro Comic pada 1997–1998. Produksi kartu tersebut sangat terbatas dan tidak pernah dirilis untuk distribusi komersial umum. Data kolektor global mencatat hanya sebagian kecil kartu yang masih bertahan dalam kondisi baik hingga saat ini.

Kartu milik Logan Paul yang dilelang telah memperoleh peringkat PSA 10 dari Professional Sports Authenticator (PSA), lembaga independen yang memberikan sertifikasi dan penilaian kondisi kartu koleksi. Peringkat PSA 10 menunjukkan kondisi mint atau nyaris sempurna berdasarkan standar evaluasi profesional, yang mencakup aspek sudut kartu, permukaan, tepi, dan kualitas cetak. Informasi mengenai peringkat ini tercantum dalam basis data sertifikasi PSA dan menjadi salah satu faktor yang memengaruhi tingginya nilai lelang.

Menurut pernyataan resmi Guinness World Records yang dipublikasikan di situsnya, transaksi tersebut telah diverifikasi dan diakui sebagai “most expensive Pokémon trading card sold at auction” atau kartu Pokémon termahal yang pernah dijual melalui lelang publik. Guinness menyebut proses verifikasi dilakukan melalui peninjauan dokumen transaksi resmi, konfirmasi dari rumah lelang, serta validasi nilai akhir penjualan.

Logan Paul sebelumnya membeli kartu tersebut pada 2021 dengan nilai sekitar USD 5,275 juta dalam sebuah transaksi privat yang juga tercatat dalam arsip Guinness World Records pada saat itu sebagai salah satu pembelian kartu Pokémon termahal. Data pembelian tersebut dapat ditelusuri melalui dokumentasi resmi Guinness dan arsip sertifikasi PSA. Dengan harga lelang terbaru USD 16.492.000, terjadi kenaikan nilai signifikan dibandingkan harga akuisisi sebelumnya.

Pihak Goldin Auctions dalam pernyataan tertulisnya menyampaikan bahwa lelang dilakukan secara terbuka melalui platform resmi perusahaan, dengan sistem penawaran bertahap hingga batas waktu yang telah ditentukan. Identitas pembeli diumumkan setelah proses penyelesaian transaksi dan pembayaran dikonfirmasi sesuai prosedur rumah lelang. Goldin Auctions juga menyatakan bahwa seluruh tahapan transaksi mengikuti standar kepatuhan industri lelang koleksi bernilai tinggi.

Rekor ini terjadi di tengah meningkatnya minat global terhadap aset koleksi berbasis budaya populer, termasuk kartu permainan, komik, dan memorabilia hiburan. Data dari berbagai rumah lelang internasional menunjukkan bahwa kategori kartu koleksi mengalami pertumbuhan signifikan dalam lima tahun terakhir, baik dari sisi jumlah transaksi maupun nilai rata-rata penjualan. Namun, dalam konteks rekor dunia, Guinness World Records secara spesifik menyebut transaksi Logan Paul sebagai yang tertinggi untuk kartu Pokémon yang dilelang secara publik.

Secara kronologis, proses lelang dimulai dengan publikasi katalog resmi oleh Goldin Auctions yang memuat deskripsi detail kartu, nomor sertifikasi PSA, serta estimasi nilai awal. Setelah periode penawaran dibuka, sejumlah peserta lelang terdaftar mengajukan penawaran hingga mencapai harga akhir pada penutupan sesi. Nilai USD 16.492.000 mencakup harga palu dan premi pembeli sesuai ketentuan rumah lelang.

Dari sisi keaslian dan dokumentasi, kartu tersebut tercatat dalam registri PSA dengan nomor sertifikasi unik yang dapat diverifikasi melalui sistem pencarian daring PSA. Sertifikasi ini memastikan bahwa kartu telah melalui proses autentikasi dan penilaian independen sebelum dilelang. Selain itu, Guinness World Records mengonfirmasi bahwa nilai transaksi diverifikasi berdasarkan dokumen resmi yang diserahkan oleh pihak terkait.

Dengan tercatatnya transaksi ini, Logan Paul kembali menjadi bagian dari catatan sejarah Guinness dalam kategori kartu koleksi Pokémon. Sementara itu, Goldin Auctions menambahkan bahwa minat terhadap lelang tersebut berasal dari berbagai negara, mencerminkan karakter pasar koleksi yang bersifat global.

Penjualan kartu Pikachu Illustrator senilai USD 16,49 juta ini mencakup unsur 5W+1H secara lengkap: siapa yang terlibat adalah Logan Paul sebagai penjual dan Goldin Auctions sebagai penyelenggara lelang; apa yang terjadi adalah penjualan kartu Pokémon langka dengan nilai rekor; kapan peristiwa berlangsung pada 16 Februari 2026; di mana lelang dilakukan secara daring melalui platform resmi Goldin Auctions di Amerika Serikat; mengapa harga mencapai rekor karena kelangkaan kartu dan peringkat PSA 10; serta bagaimana prosesnya melalui mekanisme lelang publik yang diverifikasi Guinness World Records. Seluruh informasi dalam laporan ini merujuk pada pernyataan resmi Guinness World Records, dokumentasi Goldin Auctions, serta data sertifikasi Professional Sports Authenticator sebagai sumber primer yang dapat diverifikasi.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tulis Komentar Anda