dengarinfo.com - Portal Berita Akurat & Terpercaya

Rudal balistik Rusia guncang Kyiv, serangan massal picu pemadaman listrik dan gangguan di ibu kota Ukraina

Oleh: Oskar
31 July 2026
8 kali dibaca

Rusia kembali melancarkan serangan udara berskala besar ke ibu kota Ukraina, Kyiv, dengan menggunakan rudal balistik dan pesawat nirawak pada Kamis pagi waktu setempat.

Dengarinfo - Rusia kembali melancarkan serangan udara berskala besar ke ibu kota Ukraina, Kyiv, dengan menggunakan rudal balistik dan pesawat nirawak pada Kamis pagi waktu setempat. Serangan tersebut memicu ledakan di berbagai wilayah kota, mengakibatkan kebakaran di sejumlah lokasi, serta menyebabkan gangguan pada jaringan listrik yang membuat beberapa kawasan mengalami pemadaman. Langit ibu kota Ukraina tampak gelap akibat terhentinya pasokan listrik di sejumlah titik setelah rentetan serangan berlangsung.

Otoritas Ukraina mengaktifkan peringatan serangan udara sebelum rudal-rudal tersebut menghantam wilayah Kyiv. Warga diminta segera berlindung di stasiun bawah tanah, bunker, dan tempat perlindungan lainnya guna menghindari dampak serangan. Ledakan terdengar di berbagai penjuru kota, sementara sistem pertahanan udara Ukraina berupaya mencegat rudal dan drone yang diluncurkan Rusia. Meski sejumlah proyektil berhasil dihancurkan di udara, puing-puingnya tetap menyebabkan kerusakan di beberapa kawasan ibu kota.

Pemerintah Kota Kyiv melaporkan kebakaran terjadi di beberapa distrik akibat jatuhnya puing-puing rudal yang berhasil dicegat. Tim pemadam kebakaran dan petugas penyelamat segera dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api serta mengevakuasi warga yang terdampak. Selain itu, sejumlah bangunan dan fasilitas umum dilaporkan mengalami kerusakan akibat gelombang ledakan maupun serpihan rudal. Hingga proses evakuasi berlangsung, petugas masih melakukan pendataan terhadap kerusakan dan kemungkinan adanya korban di sejumlah lokasi.

Serangan tersebut terjadi hanya beberapa jam setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy memperingatkan bahwa Rusia diduga tengah mempersiapkan operasi militer berskala besar. Dalam pernyataannya, Zelenskyy mengimbau masyarakat agar memperhatikan setiap peringatan serangan udara dan segera mencari tempat perlindungan ketika sirene berbunyi. Peringatan tersebut kemudian diikuti dengan peluncuran rudal balistik dan drone yang menyasar ibu kota serta sejumlah kota lain di Ukraina.

Selain Kyiv, laporan awal juga menyebut ledakan terdengar di beberapa wilayah lain, termasuk Poltava dan Kryvyi Rih. Peringatan serangan udara diberlakukan di berbagai daerah sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan gelombang serangan lanjutan. Otoritas setempat terus memantau situasi dan meminta warga tetap berada di tempat perlindungan hingga kondisi dinyatakan aman.

Serangan ini merupakan bagian dari rangkaian operasi militer yang terus berlangsung sejak konflik Rusia dan Ukraina memasuki tahun kelima. Dalam beberapa bulan terakhir, Rusia beberapa kali melancarkan serangan rudal dan drone ke berbagai kota di Ukraina dengan sasaran infrastruktur, fasilitas energi, hingga kawasan permukiman. Di sisi lain, Ukraina terus memperkuat sistem pertahanan udara dengan dukungan negara-negara mitra untuk mengurangi dampak serangan terhadap wilayah sipil.

Pemerintah Ukraina hingga kini masih melakukan penilaian terhadap dampak keseluruhan serangan, termasuk pendataan korban serta kerusakan infrastruktur. Tim penyelamat tetap bersiaga di sejumlah lokasi yang terdampak untuk memastikan tidak ada warga yang terjebak di dalam bangunan maupun kawasan yang mengalami kerusakan. Situasi keamanan di ibu kota juga terus dipantau menyusul kemungkinan adanya serangan lanjutan dalam beberapa jam setelah gelombang pertama berlangsung.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tulis Komentar Anda