Di tengah hiruk-pikuk pemberitaan nasional atas wafatnya istri Jenderal TNI (Purn) Wiranto pada Minggu, 16 November 2025, ada bagian penting dari perjalanan hidup almarhumah yang jarang disebut: ia adalah istri seorang tokoh bangsa, tetapi juga pendiri lembaga pendidikan yang telah melahirkan generasi baru,bernama Yayasan Kebaktian Proklamasi.
Yayasan yang dibangun itu membawahi SMA ,STIE ,STISPOL, dan Universitas Wira Bhakti.
Pada tiga lembaga pendidikan itulah pengabdian seorang Hj. Uga Wiranto, SH., M.Sc. - hidup dan tetap bekerja hingga akhir hayatnya.
Berita Duka terdengar sampai Markas TNI
Hj. Uga wafat sekitar pukul 15.59 WIB di Bandung Jawa barat. Berbagai tokoh nasional menyampaikan duka cita. Dan rencananya disemayamkan di rumah dinas TNI, Bambu Apus, dan akan dimakamkan di Delingan, Karanganyar solo.
Wanita yang memilih senyap
Publik lebih mengenal nama suaminya. Namun di dalam keluarga dan kolega dekat, Hj. Uga Wiranto dikenal sebagai perempuan yang memilih senyap. menempatkan dirinya jauh dari keramaian panggung nasional.
Ia jarang keliahatan,tetapi di ruang-ruang sepi ia bekerja membina yayasan, sekolah, memastikan kualitas pendidikan berjalan, mendampingi keluarga, dan memberi arah bagi masa depan Group Wira Bhakti.
Pendidikan yang Jadi tempat Pengabdian
Dengan latar belakang Sarjana Hukum (SH.) dan Master of Science (M.Sc.), ia memahami bahwa pendidikan adalah pijakan untuk kemajuan bangsa.
Di bawah kepemimpinannya, yayasan itu berkembang bukan sebagai wadah untuk berbisnis, melainkan sebagai tempat untuk mengabdi.
Jarang sekali pendiri lembaga pendidikan tetap memilih berada di balik layar. Kecuali Hj. Uga Wiranto.
Membangun dengan senyap
Mendampingi setiap fase perjalanan karier suaminya - mulai dari bawa yaitu komandan peleton hingga Menko Polhukam.
Almarhum adalah penjaga keseimbangan, tempat suaminya pulang dari hiruk-pikuk republik.
Jika Wiranto menghadapi masa-masa sulit, almarhuma yang tetap memegang tangan dan mendampingi sang jenderal. Ketika suaminya berada dalam sorotan publik, almarhum yang menciptakan ketenangan support dari belakang layar. Ketika badai politik terjadi,almarhum tetap berdiri dengan ketegaran yang hanya dimiliki perempuan yang hidupnya ditempa doa keikhlasan dan kesabaran.
Kepergian Sang Putra
Anak laki-laki mereka, Zainal Nur Rizky, meninggal dunia saat belajar di Afrika Selatan.
Duka itu membekas kuat. Banyak orang tidak tahu bagaimana keluarga itu bertahan. Namun mereka yang dekat dengan Hj. Uga memahami:almarhum yang menjaga keluarga tetap tegak.
Sosoknya tidak pernah meninggi atau runtuh. Ia hanya berjalan pelan dan teguh, menjalani setiap takdir dengan wajah yang tenang dan ikhlas.
Sisi Lain yang Jarang Diceritakan
Dalam sejumlah kegiatan sosial, Hj. Uga dikenal aktif mendukung program-program kemanusiaan. Ia pernah terlibat dalam kegiatan Palang Merah Indonesia di lingkungan Jakarta, Dalam beberapa cerita keluarga sahabat dekatnya, Almarhum sebagai perempuan yang; ramah tapi tegas, religius tapi fleksibel, berwawasan luas namun tetap rendah hati.
Peninggalan Abadi: group Wira Bhakti
SMA, STIE, STISPOL dan Universitas Wira Bhakti akan terus berkelanjutan. Setiap mahasiswa yang lulus dari kampus itu membawa jejak pemikiran dan pengabdian Hj. Uga. Setiap kelas yang berdiri tegak adalah saksi kerja seorang perempuan yang bekerja senyap, Para siswa adalah perpanjangan tangan dari cita-cita pendirinya: bangsa Indonesia harus berdiri di atas fondasi ilmu dan akhlak.
Kesepian dan Sunyi untuk Perjalanan Panjang
Hj. Uga telah pergi dengan cara yang sama seperti ia hidup: tenang, tidak banyak bicara, tetapi meninggalkan arti dan makna yang dalam.
Hanya doa keluarga, barisan prajurit, dan deras ucapan belasungkawa dari mereka yang pernah merasakan pengaruhnya secara langsung
Kepergian Almarhum Hj Uga Wiranto menjadikan pelajaran untuk kita bahwa pengabdian paling besar sering lahir dari mereka yang bekerja senyap.
Sekolah pendidikan, yang senyap namun mengubah nasib ribuan manusia.
DengarInfo.com adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi DengarInfo.com
Assam..
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Tulis Komentar Anda