dengarinfo – Badan Gizi Nasional (BGN) resmi memperkenalkan lima pejabat tinggi madya baru sebagai bagian dari upaya memperkuat kelembagaan dan memperbaiki tata kelola pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pergantian pejabat tersebut diumumkan dalam konferensi pers di Kantor BGN, Jakarta, Selasa (21/7).
Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari mengatakan, kelima pejabat tersebut telah dilantik berdasarkan Keputusan Presiden yang diterbitkan pada hari yang sama. Menurutnya, kehadiran jajaran pimpinan baru diharapkan mampu mempercepat proses pembenahan organisasi sekaligus meningkatkan efektivitas pelaksanaan program MBG yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah.
"Kami membutuhkan tim yang kuat untuk bersama-sama memperbaiki kelembagaan BGN sekaligus menyempurnakan Program Makan Bergizi Gratis," ujar Agustina dalam keterangannya.
Lima pejabat yang diperkenalkan terdiri atas:
- Lili Khamiliyah sebagai Sekretaris Utama BGN.
- Prima Yosephine Berliana Tumiur Hutapea sebagai Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola.
- Zainuri sebagai Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran.
- Mariman Darto sebagai Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama.
- Ketut Sumedana sebagai Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan.
Agustina menjelaskan bahwa penataan struktur organisasi ini bertujuan memastikan pengelolaan anggaran Program Makan Bergizi Gratis dapat dilakukan secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Dengan struktur kepemimpinan yang lebih lengkap, BGN diharapkan mampu memperkuat koordinasi, pengawasan, hingga distribusi program di seluruh daerah.
Menurut BGN, masing-masing pejabat baru memiliki pengalaman di bidangnya. Sekretaris Utama, misalnya, akan memperkuat tata kelola administrasi dan manajemen kelembagaan. Sementara para deputi akan bertanggung jawab pada aspek sistem dan tata kelola, penyediaan serta distribusi makanan bergizi, promosi dan kerja sama dengan berbagai pihak, hingga pengawasan pelaksanaan program di lapangan.
Perombakan jajaran pimpinan ini juga dilakukan di tengah upaya pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Dalam beberapa waktu terakhir, Presiden Prabowo Subianto meminta agar tata kelola program tersebut dibenahi sehingga pelaksanaannya semakin tepat sasaran dan mampu memberikan manfaat maksimal kepada masyarakat.
BGN menilai keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya bergantung pada besarnya anggaran, tetapi juga pada kualitas manajemen, sistem distribusi, pengawasan, serta sinergi dengan kementerian, pemerintah daerah, dan berbagai mitra pelaksana. Karena itu, penguatan organisasi dinilai menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan kinerja lembaga.
Ke depan, kelima pejabat baru tersebut akan langsung menjalankan tugas sesuai bidang masing-masing. BGN berharap penyegaran organisasi ini mampu mempercepat proses pengambilan keputusan, memperkuat pengawasan penggunaan anggaran, serta meningkatkan kualitas pelayanan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di seluruh Indonesia.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Tulis Komentar Anda