Dengarinfo- Isu perombakan atau reshuffle kabinet kembali mencuat di ruang publik pada Rabu (28/1/2026). Sejumlah kabar menyebutkan adanya pergantian menteri di Kabinet Merah Putih. Namun, hingga hari ini, belum ada pernyataan resmi yang memastikan reshuffle benar-benar dilakukan.
Pemerintah melalui Istana Negara menegaskan bahwa tidak ada agenda reshuffle kabinet pada hari ini. Menteri Sekretaris Negara menyampaikan bahwa agenda Presiden difokuskan pada kegiatan pemerintahan yang telah dijadwalkan sebelumnya.
“Agenda Presiden hari ini adalah pelantikan Dewan Energi Nasional, bukan reshuffle kabinet,” ujar pihak Istana.
Presiden Prabowo Subianto hingga kini juga belum memberikan pernyataan langsung terkait isu tersebut. Sejumlah pihak menilai kabar reshuffle yang beredar lebih bersifat spekulasi dan belum dapat dipastikan kebenarannya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Partai Golkar Sarmuji menyatakan partainya belum menerima informasi resmi mengenai rencana perombakan kabinet. Ia menegaskan bahwa reshuffle sepenuhnya merupakan hak prerogatif Presiden.
“Belum ada komunikasi atau pemberitahuan resmi kepada kami. Semua keputusan kami serahkan kepada Presiden,” ujarnya.
Di sisi lain, beberapa nama menteri disebut-sebut dalam rumor yang beredar di media sosial dan grup percakapan politik. Namun hingga kini, tidak ada konfirmasi resmi dari Istana maupun Presiden mengenai daftar menteri yang akan diganti atau dipertahankan.
Pengamat menilai isu reshuffle kerap muncul pada awal masa pemerintahan sebagai bagian dari dinamika politik dan evaluasi kinerja. Meski demikian, publik diminta menunggu pernyataan resmi dari Presiden agar tidak terjebak pada informasi yang belum terverifikasi.
Dengan demikian, hingga Rabu siang, isu reshuffle kabinet masih sebatas rumor, dan pemerintah memastikan roda pemerintahan tetap berjalan sesuai agenda yang telah ditetapkan.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Tulis Komentar Anda