dengarinfo.com - Portal Berita Akurat & Terpercaya

Luhut: Ekonomi Tumbuh 5-6 % Itu Standar, Bukan Prestasi

Oleh: dengarinfo
13 February 2026
28 kali dibaca

Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia di kisaran 5-6 % tidak seharusnya dianggap sebagai pencapaian luar biasa.

DengarInfo – Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia di kisaran 5-6 % tidak seharusnya dianggap sebagai pencapaian luar biasa. Menurutnya, angka tersebut merupakan tingkat dasar yang memang sudah sewajarnya diraih oleh ekonomi nasional.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam forum diskusi ekonomi yang membahas arah kebijakan pembangunan dan strategi menghadapi dinamika global. Luhut menilai Indonesia memiliki potensi besar dari sisi sumber daya alam, bonus demografi, serta posisi strategis di kawasan Asia Tenggara, sehingga target pertumbuhan seharusnya bisa lebih ambisius.

Ia menyebut bahwa untuk mendorong pertumbuhan di atas angka rata rata, diperlukan percepatan reformasi struktural di berbagai sektor. Peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan sektor manufaktur berbasis hilirisasi, serta percepatan transformasi digital dinilai menjadi kunci untuk meningkatkan produktivitas nasional.

Menurut Luhut, Indonesia tidak boleh terjebak dalam zona nyaman dengan pertumbuhan moderat. Ia menekankan bahwa daya saing global kini ditentukan oleh kemampuan inovasi, efisiensi industri, serta kepastian regulasi yang mendukung investasi jangka panjang.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya koordinasi lintas kementerian dan lembaga agar kebijakan ekonomi berjalan selaras. Sinkronisasi program pembangunan dinilai krusial untuk memastikan pertumbuhan tidak hanya tinggi secara angka, tetapi juga berkualitas dan inklusif.

Pernyataan tersebut memicu respons dari kalangan pelaku usaha dan pengamat ekonomi. Sebagian pihak menilai pertumbuhan di atas 6% memang diperlukan untuk memperluas lapangan kerja dan mempercepat pengurangan kemiskinan. Namun, tantangan eksternal seperti perlambatan ekonomi global dan ketidakpastian geopolitik tetap menjadi faktor yang perlu diperhitungkan.

Dengan pandangannya tersebut, Luhut menegaskan bahwa Indonesia perlu menetapkan standar yang lebih tinggi dalam pembangunan ekonomi. Pertumbuhan yang stabil dinilai penting, tetapi peningkatan daya saing dan transformasi struktural dianggap sebagai faktor penentu untuk mencapai lompatan kesejahteraan jangka panjang.

 

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tulis Komentar Anda