dengarinfo.com - Portal Berita Akurat & Terpercaya

Rupiah menguat tajam setelah prabowo usulkan destry damayanti sebagai calon gubernur bi

Oleh: erick
10 August 2026
51 kali dibaca

Nilai tukar rupiah menguat cukup tajam terhadap dolar Amerika Serikat pada penutupan perdagangan Senin, 10 Agustus 2026. Penguatan rupiah terjadi setelah Presiden Prabowo Subianto mengusulkan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia kepada Dewan Perwakilan Rakyat.

Dengarinfo - Nilai tukar rupiah menguat cukup tajam terhadap dolar Amerika Serikat pada penutupan perdagangan Senin, 10 Agustus 2026. Penguatan rupiah terjadi setelah Presiden Prabowo Subianto mengusulkan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia kepada Dewan Perwakilan Rakyat.

Berdasarkan data perdagangan yang dikutip dalam laporan pasar, rupiah menguat sekitar 0,79 persen hingga berada di level Rp17.755 per dolar AS. Pada awal perdagangan, rupiah berada di sekitar Rp17.810 per dolar AS sebelum kemudian bergerak menguat sepanjang sesi perdagangan.

Penguatan rupiah tersebut berlangsung bersamaan dengan munculnya kepastian mengenai calon yang diajukan pemerintah untuk memimpin Bank Indonesia. Presiden Prabowo mengusulkan Destry Damayanti, yang saat ini menjalankan tugas sebagai Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia, sebagai calon tunggal untuk menduduki posisi Gubernur Bank Indonesia secara definitif.

Usulan tersebut disampaikan melalui Surat Presiden yang dikirimkan kepada DPR pada Senin, 10 Agustus 2026. Pemerintah tidak mengajukan beberapa nama untuk posisi gubernur bank sentral, melainkan hanya mengusulkan satu nama, yakni Destry Damayanti.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan surat tersebut telah diserahkan kepada pimpinan DPR. Selain nama calon Gubernur Bank Indonesia, pemerintah juga menyampaikan nama untuk posisi Deputi Gubernur Senior serta satu posisi Deputi Gubernur yang mengalami kekosongan.

Dengan adanya usulan tersebut, proses selanjutnya berada di DPR. Calon Gubernur Bank Indonesia akan menjalani proses pembahasan dan persetujuan sesuai mekanisme yang berlaku sebelum kemudian ditetapkan untuk memimpin bank sentral.

Destry Damayanti bukan merupakan nama baru di lingkungan Bank Indonesia. Ia telah menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia sejak 2019 dan memiliki pengalaman panjang di sektor moneter serta pasar keuangan. Setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri dari posisi Gubernur Bank Indonesia, Destry kemudian menjalankan tugas sebagai pejabat sementara gubernur.

Pencalonan Destry sebagai calon tunggal membuat pelaku pasar melihat adanya kesinambungan dalam arah kebijakan moneter Bank Indonesia. Pengalaman Destry di bank sentral menjadi salah satu faktor yang diperhatikan pasar setelah pemerintah mengumumkan nama calon tersebut.

Pasar keuangan sebelumnya menghadapi ketidakpastian terkait siapa yang akan menggantikan Perry Warjiyo. Ketidakpastian mengenai kepemimpinan bank sentral dapat menjadi salah satu faktor yang diperhatikan investor karena gubernur Bank Indonesia memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas nilai rupiah, inflasi, sistem keuangan, serta kebijakan moneter.

Setelah nama Destry diumumkan sebagai calon tunggal, ketidakpastian tersebut berkurang. Reaksi positif terlihat dari pergerakan rupiah yang menguat pada perdagangan Senin.

Selain penguatan harian, rupiah juga menunjukkan tren positif dalam beberapa periode terakhir. Berdasarkan data perdagangan yang dilaporkan, rupiah menguat sekitar 1,20 persen dalam sepekan terakhir dan sekitar 1,84 persen dalam periode satu bulan terakhir.

Pada perdagangan Senin, rupiah bergerak dari sekitar Rp17.810 pada pembukaan hingga mencapai sekitar Rp17.755 pada penutupan berdasarkan data Bloomberg. Dengan demikian, rupiah mengalami penguatan sekitar 55 poin dari posisi pembukaan terhadap dolar AS.

Data perdagangan lain juga menunjukkan penguatan rupiah. Hingga penutupan, rupiah tercatat berada di sekitar Rp17.753 per dolar AS atau menguat sekitar 0,71 persen. Perbedaan angka tersebut berasal dari sumber dan metode pencatatan perdagangan yang digunakan.

Penguatan tersebut menjadikan rupiah berada pada level terkuatnya dalam beberapa pekan terakhir. Data pasar menunjukkan rupiah berada pada posisi yang relatif lebih baik dibandingkan beberapa perdagangan sebelumnya.

Pencalonan Destry menjadi perhatian karena posisi Gubernur Bank Indonesia merupakan salah satu posisi ekonomi strategis di Indonesia. Bank Indonesia memiliki tanggung jawab menjaga stabilitas nilai rupiah serta menjalankan kebijakan moneter.

Stabilitas nilai rupiah menjadi salah satu faktor penting bagi perekonomian nasional. Pergerakan nilai tukar dapat memengaruhi biaya impor, harga barang tertentu, pembayaran utang dalam valuta asing, arus modal, hingga kondisi pasar keuangan.

Karena itu, pergantian gubernur bank sentral menjadi perhatian pelaku pasar. Investor biasanya memperhatikan apakah pergantian tersebut akan membawa perubahan besar terhadap arah kebijakan moneter atau justru mempertahankan kebijakan yang telah berjalan.

Dalam kasus Destry, pengalaman panjang di Bank Indonesia membuat pasar menilai adanya kemungkinan kesinambungan kebijakan. Destry telah berada di lingkungan bank sentral selama beberapa tahun dan memahami mekanisme kebijakan moneter serta stabilitas keuangan.

Reuters melaporkan bahwa pencalonan Destry mendapat sambutan positif dari pasar dan membantu mendorong rupiah ke level tertinggi terhadap dolar AS sejak 18 Juni. Destry dipandang memiliki pengalaman di bidang bank sentral dan pasar keuangan, serta diperkirakan akan melanjutkan kebijakan moneter yang berorientasi pada stabilitas nilai tukar dan pengendalian inflasi sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi.

Namun, pencalonan tersebut masih harus melalui proses di parlemen. DPR memiliki waktu untuk membahas dan memberikan persetujuan terhadap calon yang diajukan Presiden.

Jika disetujui, Destry akan menjadi perempuan pertama yang secara permanen memimpin Bank Indonesia. Sebelumnya, posisi Gubernur Bank Indonesia belum pernah secara definitif ditempati perempuan.

Pencalonan tersebut juga berlangsung setelah perubahan mendadak di pucuk pimpinan Bank Indonesia. Perry Warjiyo sebelumnya menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia, tetapi kemudian mengundurkan diri dari posisi tersebut pada akhir Juli 2026. Setelah itu, Destry menjalankan tugas sebagai pejabat sementara gubernur.

Perubahan kepemimpinan bank sentral terjadi ketika perekonomian Indonesia menghadapi tantangan menjaga keseimbangan antara stabilitas dan pertumbuhan. Pemerintah Presiden Prabowo memiliki target pertumbuhan ekonomi yang tinggi, sementara Bank Indonesia tetap harus menjaga inflasi dan stabilitas rupiah.

Hubungan antara kebijakan fiskal pemerintah dan kebijakan moneter bank sentral menjadi salah satu perhatian pasar. Bank Indonesia memiliki mandat untuk menjaga stabilitas nilai rupiah, sehingga kebijakan yang diambil bank sentral akan terus menjadi perhatian pelaku pasar domestik maupun internasional.

Pencalonan Destry memberikan sinyal bahwa pemerintah menginginkan sosok yang telah berpengalaman di dalam Bank Indonesia untuk melanjutkan kepemimpinan bank sentral. Pengalaman tersebut menjadi faktor yang turut diperhatikan pasar dalam merespons pengumuman pemerintah.

Setelah pengumuman calon gubernur, rupiah bergerak menguat sejak awal perdagangan. Pada pagi hari, rupiah berada di sekitar Rp17.810 per dolar AS. Posisi tersebut kemudian bergerak turun menuju sekitar Rp17.755 pada penutupan, yang berarti rupiah menguat terhadap dolar karena dibutuhkan lebih sedikit rupiah untuk membeli satu dolar.

Penguatan nilai tukar juga terjadi di tengah perkembangan pasar keuangan global. Pergerakan dolar AS, ekspektasi kebijakan suku bunga Amerika Serikat, arus modal ke pasar negara berkembang, serta kondisi geopolitik tetap menjadi faktor yang dapat memengaruhi rupiah.

Namun, pada perdagangan Senin, pengumuman mengenai calon Gubernur Bank Indonesia menjadi salah satu perkembangan domestik yang mendapat perhatian pasar. Kepastian nama calon dinilai mengurangi ketidakpastian mengenai arah kepemimpinan bank sentral.

Destry sendiri memiliki pengalaman sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia. Pengalaman tersebut membuat proses transisi kepemimpinan tidak dimulai dari luar institusi, melainkan dari pejabat yang telah berada dalam struktur bank sentral.

Posisi Deputi Gubernur Senior juga merupakan salah satu posisi penting dalam struktur Bank Indonesia. Sebagai pejabat senior, Destry telah terlibat dalam berbagai kebijakan dan perkembangan sektor moneter serta keuangan Indonesia.

Dengan pencalonan sebagai Gubernur, pengalaman tersebut menjadi bagian dari profil yang dibawa pemerintah kepada DPR. DPR selanjutnya akan menilai calon tersebut sebelum memberikan persetujuan.

Selain mengajukan calon Gubernur Bank Indonesia, pemerintah juga mengajukan calon untuk mengisi posisi Deputi Gubernur Senior. Pemerintah juga menyampaikan calon untuk satu posisi Deputi Gubernur yang mengalami kekosongan.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa beberapa Surat Presiden telah diserahkan kepada DPR pada Senin. Salah satunya berkaitan dengan calon definitif Gubernur Bank Indonesia, sementara surat lainnya berkaitan dengan pengisian posisi pimpinan lain di Bank Indonesia.

Dengan diserahkannya surat tersebut, proses pergantian pimpinan Bank Indonesia memasuki tahapan berikutnya. DPR akan memproses nama yang diajukan pemerintah sesuai mekanisme yang berlaku.

Bagi pasar keuangan, proses tersebut menjadi penting karena kepastian mengenai kepemimpinan bank sentral dapat memengaruhi ekspektasi terhadap kebijakan moneter. Investor biasanya memperhatikan bagaimana calon gubernur melihat persoalan inflasi, suku bunga, stabilitas rupiah, serta pertumbuhan ekonomi.

Destry selama berada di Bank Indonesia dikenal memiliki pengalaman dalam menjaga stabilitas sektor keuangan. Ia juga memiliki pengalaman di pasar keuangan sebelum menduduki posisi senior di bank sentral.

Pengalaman tersebut menjadi salah satu alasan pencalonannya mendapat perhatian. Pasar melihat peluang kesinambungan kebijakan karena calon yang diajukan telah memahami struktur dan kebijakan Bank Indonesia dari dalam.

Penguatan rupiah kemudian menjadi salah satu respons awal setelah pemerintah mengumumkan nama tersebut. Nilai tukar bergerak menguat hampir 0,8 persen dalam perdagangan satu hari.

Meskipun demikian, nilai tukar rupiah tetap akan dipengaruhi berbagai faktor lain. Pergerakan dolar AS di pasar global, kebijakan bank sentral Amerika Serikat, arus dana asing, kondisi perdagangan internasional, harga komoditas, serta perkembangan ekonomi domestik tetap menjadi faktor penting.

Bank Indonesia sendiri memiliki tugas utama mencapai dan memelihara stabilitas nilai rupiah. Stabilitas tersebut mencakup kestabilan harga atau inflasi dan kestabilan nilai tukar.

Karena itu, sosok yang memimpin Bank Indonesia memiliki peran penting dalam menentukan respons kebijakan ketika terjadi tekanan terhadap rupiah maupun inflasi.

Dalam beberapa tahun terakhir, kebijakan moneter juga menghadapi kebutuhan untuk menjaga stabilitas sekaligus memberikan ruang bagi pertumbuhan ekonomi. Kondisi tersebut membuat posisi gubernur bank sentral menjadi sangat strategis.

Pemerintah Presiden Prabowo sendiri tengah mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi. Pada saat yang sama, kebijakan fiskal pemerintah harus berjalan berdampingan dengan kebijakan moneter yang berada dalam kewenangan Bank Indonesia.

Destry diperkirakan akan menghadapi tantangan tersebut apabila mendapatkan persetujuan DPR. Salah satu tantangan utamanya adalah menjaga keseimbangan antara stabilitas harga, nilai tukar, stabilitas sistem keuangan, dan kebutuhan mendukung pertumbuhan ekonomi.

Pasar juga akan mencermati bagaimana kebijakan Bank Indonesia ke depan dalam menghadapi tekanan eksternal. Perubahan suku bunga global dapat memengaruhi arus modal dan nilai tukar rupiah.

Selain itu, kondisi perekonomian domestik juga akan menjadi perhatian. Inflasi, pertumbuhan kredit, konsumsi masyarakat, investasi, serta kondisi sektor keuangan akan menjadi bagian dari tantangan yang harus dihadapi bank sentral.

Dengan pengalaman yang dimilikinya, Destry sudah berada dalam lingkungan yang berkaitan langsung dengan berbagai persoalan tersebut. Namun, keputusan mengenai masa depan kepemimpinan Bank Indonesia tetap berada pada proses politik dan kelembagaan setelah Presiden menyampaikan usulan kepada DPR.

Jika DPR menyetujui pencalonan tersebut, Destry akan menjadi Gubernur Bank Indonesia definitif. Jika tidak, proses pencalonan akan mengikuti ketentuan yang berlaku.

Sementara proses politik tersebut berlangsung, pasar tetap bergerak mengikuti perkembangan ekonomi dan global. Rupiah pada perdagangan Senin menunjukkan respons positif setelah nama Destry diumumkan sebagai calon tunggal.

Penguatan rupiah sekitar 0,79 persen membawa mata uang Indonesia ke level sekitar Rp17.755 per dolar AS berdasarkan data Bloomberg. Berdasarkan data perdagangan lainnya, rupiah berada di sekitar Rp17.753 per dolar AS dengan penguatan sekitar 0,71 persen.

Dalam sepekan terakhir, rupiah juga tercatat menguat sekitar 1,20 persen. Sementara dalam periode satu bulan, penguatan mencapai sekitar 1,84 persen. Angka tersebut menunjukkan bahwa penguatan pada Senin bukan merupakan pergerakan yang berdiri sendiri, karena rupiah sebelumnya juga telah menunjukkan tren penguatan.

Pencalonan Destry menjadi tambahan faktor domestik yang memberikan kepastian bagi pasar. Sebelumnya, ketidakpastian mengenai siapa yang akan menggantikan Perry Warjiyo menjadi salah satu hal yang diperhatikan setelah terjadi perubahan kepemimpinan di Bank Indonesia.

Destry saat ini menjalankan tugas sebagai pejabat sementara Gubernur Bank Indonesia. Dengan pengajuan namanya sebagai calon tunggal, pemerintah memilih untuk mempertahankan kesinambungan kepemimpinan dari pejabat internal bank sentral.

Surat Presiden yang memuat usulan tersebut telah diterima pimpinan DPR pada Senin. Selain calon Gubernur Bank Indonesia, pemerintah juga mengajukan nama untuk posisi Deputi Gubernur Senior dan Deputi Gubernur.

Proses selanjutnya akan menentukan apakah Destry dapat menduduki posisi Gubernur Bank Indonesia secara definitif. DPR akan melakukan proses pembahasan terhadap calon yang diajukan.

Pasar keuangan akan terus mencermati proses tersebut, terutama karena Bank Indonesia memiliki posisi penting dalam menjaga stabilitas rupiah. Kepastian mengenai pimpinan bank sentral juga berkaitan dengan ekspektasi terhadap arah kebijakan moneter.

Pada perdagangan Senin, respons pasar terlihat melalui penguatan rupiah. Dari pembukaan sekitar Rp17.810 per dolar AS, rupiah bergerak menguat hingga sekitar Rp17.755 per dolar AS.

Penguatan tersebut terjadi pada hari yang sama ketika pemerintah secara resmi mengajukan Destry sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia. Perkembangan tersebut menjadi salah satu faktor domestik yang mendapat perhatian pelaku pasar.

Destry memiliki pengalaman panjang di bidang ekonomi dan keuangan serta telah berada dalam struktur Bank Indonesia selama bertahun-tahun. Ia juga telah menjalankan tugas sebagai pejabat sementara Gubernur Bank Indonesia setelah pengunduran diri Perry Warjiyo.

Apabila disetujui DPR, Destry akan menjadi perempuan pertama yang secara permanen memimpin Bank Indonesia. Posisi tersebut akan menempatkannya di tengah tantangan menjaga stabilitas nilai rupiah sekaligus mendukung perekonomian nasional.

Untuk saat ini, penguatan rupiah menjadi perkembangan utama di pasar valuta asing setelah pemerintah menyampaikan nama calon Gubernur Bank Indonesia. Rupiah ditutup sekitar Rp17.755 per dolar AS atau menguat 0,79 persen pada perdagangan Senin, sementara proses persetujuan Destry Damayanti sebagai calon Gubernur Bank Indonesia selanjutnya akan berlangsung di DPR.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tulis Komentar Anda