dengarinfo.com - Portal Berita Akurat & Terpercaya

Penyelam Tembus Badan KM Virgo Transport 8, Satu Korban Kembali Ditemukan

Oleh: oskar
20 September 2026
10 kali dibaca

Tim SAR gabungan kembali menemukan satu korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Laut Jawa. Korban ditemukan oleh penyelam Basarnas Special Group saat melakukan pencarian di bagian dalam badan kapal pada Minggu, 20 September 2026. Setelah berhasil ditemukan, korban dievakuasi dari lokasi untuk menjalani proses penanganan lebih lanjut.

dengarinfo - Tim SAR gabungan kembali menemukan satu korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Laut Jawa. Korban ditemukan oleh penyelam Basarnas Special Group saat melakukan pencarian di bagian dalam badan kapal pada Minggu, 20 September 2026. Setelah berhasil ditemukan, korban dievakuasi dari lokasi untuk menjalani proses penanganan lebih lanjut.

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan M. Syafii menjelaskan, enam penyelam Basarnas Special Group dikerahkan untuk melakukan pencarian terhadap korban yang diduga masih terjebak di dalam kapal. Operasi penyelaman difokuskan pada bagian badan KM Virgo Transport 8 yang berada di bawah permukaan laut setelah kapal tersebut mengalami kecelakaan dalam pelayaran dari Surabaya menuju Banjarmasin.

Korban ditemukan ketika tim penyelam melakukan penyisiran langsung di dalam badan kapal. Setelah posisi korban diketahui dan proses evakuasi bawah air selesai dilakukan, jenazah dibawa oleh Tim SAR gabungan menuju KN SAR Kamajaya. Dari kapal SAR tersebut, proses selanjutnya disiapkan untuk membawa korban menuju lokasi penanganan dan identifikasi.

Basarnas juga menyiapkan Helikopter HR 3601 untuk mendukung proses pemindahan korban melalui udara. Evakuasi menggunakan teknik hoisting rescue net, yaitu metode pengangkatan korban dari kapal menuju helikopter menggunakan perangkat penyelamatan. Teknik tersebut digunakan sebagai bagian dari proses pemindahan korban dari wilayah operasi pencarian menuju lokasi penanganan selanjutnya.

Operasi pencarian pada Minggu merupakan bagian dari pencarian hari kedelapan terhadap korban KM Virgo Transport 8. Sebelum operasi tersebut dilaksanakan, Basarnas telah menyiapkan 12 penyelam yang dipilih dari sejumlah unsur tim SAR untuk memperkuat operasi bawah laut. Personel tersebut merupakan bagian dari keseluruhan kekuatan penyelam yang dilibatkan dalam pencarian dan bukan jumlah keseluruhan petugas yang bertugas di lokasi.

Para penyelam yang dilibatkan memiliki pengalaman dalam operasi pencarian dan pertolongan bawah air. Tim ditempatkan untuk menyisir bagian kapal yang masih dapat dijangkau, terutama ruang-ruang yang diperkirakan menjadi lokasi korban terjebak. Operasi bawah laut juga dilakukan sambil menunggu langkah lebih lanjut dalam penanganan badan kapal melalui operasi salvage.

Sehari sebelumnya, pada Sabtu, 19 September 2026, kekuatan pencarian bawah air melibatkan 46 penyelam profesional dari berbagai unsur. Sebanyak 20 personel berasal dari Basarnas Special Group, enam penyelam berasal dari Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia, sedangkan TNI Angkatan Laut mengerahkan 20 penyelam yang terdiri atas 10 personel Komando Pasukan Katak dan 10 personel Dinas Penyelamatan Bawah Air Koarmada II.

Hingga Sabtu pukul 13.00 WITA, sebanyak 117 orang telah ditemukan dari total 243 orang yang tercatat dalam manifes KM Virgo Transport 8. Dari jumlah tersebut, 108 orang ditemukan dalam kondisi selamat dan sembilan orang meninggal dunia, sedangkan 126 orang masih dalam pencarian. Dengan ditemukannya satu korban tambahan pada Minggu, jumlah korban yang telah ditemukan bertambah menjadi 118 orang dan jumlah yang belum ditemukan berkurang menjadi 125 orang.

KM Virgo Transport 8 tercatat membawa 243 orang ketika berlayar dari Surabaya, Jawa Timur, menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada 12 September 2026. Kapal tersebut kemudian dilaporkan mengalami cuaca buruk dan hilang kontak pada 13 September 2026 sekitar pukul 02.00 WITA. Pada hari yang sama, kapal ditemukan dalam kondisi terbalik di perairan Masalembo, Laut Jawa.

Operasi pencarian selanjutnya dilakukan melalui permukaan laut, udara, serta penyelaman ke bagian dalam badan kapal. Penyelaman menjadi salah satu fokus pencarian setelah sejumlah korban sebelumnya ditemukan berada di dalam ruangan kapal. Pada Jumat, 18 September 2026, tiga korban ditemukan dari dalam badan kapal pada kedalaman sekitar 24 meter. Tim penyelam saat itu harus membuka akses pada bagian kapal untuk mengeluarkan korban yang berada di dalam ruangan.

Basarnas bersama seluruh unsur SAR gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan. Operasi dilakukan dengan mengoptimalkan tim penyelam, kapal pencarian dan pertolongan, serta dukungan udara di sekitar lokasi tenggelamnya KM Virgo Transport 8. Pelaksanaan penyelaman juga disesuaikan dengan kondisi cuaca, arus laut, jarak pandang bawah air, kondisi badan kapal, serta standar keselamatan personel yang melakukan pencarian.

Pencarian tidak hanya diarahkan ke bagian luar lokasi tenggelamnya kapal, tetapi juga ke ruang-ruang di dalam KM Virgo Transport 8 yang masih dapat dimasuki oleh penyelam. Setiap korban yang ditemukan kemudian dievakuasi dari badan kapal, dipindahkan ke sarana SAR, dan dibawa untuk menjalani tahapan penanganan serta identifikasi sebelum diserahkan kepada keluarga setelah identitasnya dipastikan.

Hingga Minggu, 20 September 2026, operasi SAR terhadap KM Virgo Transport 8 masih berlangsung. Tim gabungan tetap melakukan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan dengan mengerahkan kemampuan pencarian bawah laut, sarana laut dan dukungan udara, sementara proses penanganan terhadap korban yang berhasil dievakuasi dilakukan secara bertahap sesuai prosedur pencarian dan pertolongan.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tulis Komentar Anda