dengarinfo – Suasana peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jakarta International Convention Center (JICC), Kamis (23/7), berlangsung hangat dan penuh keakraban. Presiden Prabowo Subianto yang hadir sebagai tamu kehormatan beberapa kali melontarkan candaan dalam pidatonya, salah satunya saat menyapa Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. Candaan tersebut sontak mengundang gelak tawa para tamu undangan yang memadati ruang sidang utama.
Prabowo mengawali sambutannya dengan mengucapkan selamat ulang tahun kepada PKB, kemudian menyapa satu per satu tokoh nasional, pimpinan lembaga negara, para menteri Kabinet Merah Putih, serta ketua umum partai politik yang hadir. Ketika tiba pada nama Bahlil Lahadalia, Presiden sejenak menghentikan pidatonya sebelum melontarkan gurauan yang belakangan ramai beredar di media sosial.
"Katanya MBG singkatan Mas Bahlil Ganteng," ujar Prabowo sambil tersenyum. Candaan itu langsung disambut riuh tawa hadirin, termasuk Bahlil yang tampak ikut tertawa dari tempat duduknya. Prabowo kemudian menambahkan, "Bisa aja lo," yang kembali memancing suasana menjadi semakin cair.
Istilah "MBG" sebelumnya memang sempat viral di media sosial sebagai plesetan dari nama Bahlil Lahadalia. Dalam berbagai kesempatan, Bahlil sendiri pernah menanggapi gurauan tersebut dengan santai. Candaan Prabowo di atas panggung pun menunjukkan kedekatan hubungan antarelite politik yang hadir dalam acara tersebut.
Usai menyapa Bahlil, Presiden melanjutkan penghormatan kepada para pimpinan partai politik lainnya, di antaranya Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Presiden PKS Al Muzzammil Yusuf, serta para tokoh politik lain yang memenuhi undangan Harlah PKB. Kehadiran para pimpinan partai tersebut memperlihatkan kuatnya komunikasi politik di antara partai-partai yang berada dalam Koalisi Indonesia Maju maupun mitra pemerintah.
Selain candaan kepada Bahlil, Prabowo juga menyinggung tema besar Harlah PKB tahun ini, yakni "Prabowonomics". Presiden mengaku merasa terhormat karena istilah tersebut dijadikan tema peringatan hari lahir PKB. Menurutnya, konsep pembangunan ekonomi yang dijalankan pemerintah bukanlah gagasan baru, melainkan berakar pada amanat Pasal 33 dan Pasal 34 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang menempatkan kesejahteraan rakyat sebagai tujuan utama pembangunan nasional.
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sebelumnya menjelaskan bahwa tema "Prabowonomics" dipilih karena dinilai merepresentasikan arah baru pembangunan ekonomi yang menitikberatkan pada pemerataan kesejahteraan, penguatan ekonomi kerakyatan, serta pelaksanaan amanat konstitusi dalam pengelolaan sumber daya nasional. Tema tersebut sekaligus menjadi simbol dukungan PKB terhadap agenda ekonomi pemerintahan Prabowo.
Acara Harlah PKB juga dihadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, pimpinan MPR dan DPR, jajaran kabinet, kepala lembaga negara, tokoh agama, serta ribuan kader PKB dari berbagai daerah. Para kader tampak mengenakan kaus bertuliskan "Prabowonomics" yang menjadi identitas utama perayaan tahun ini. Kehadiran para petinggi lintas partai dalam satu panggung memperlihatkan suasana politik yang cair, di mana komunikasi antarelite tetap terjalin melalui berbagai forum kebangsaan di luar agenda pemerintahan formal.
Meski hanya berupa selingan singkat, candaan Presiden kepada Bahlil menjadi salah satu momen yang paling banyak diperbincangkan usai acara. Potongan video tersebut dengan cepat beredar di berbagai platform media sosial dan mendapat beragam respons dari masyarakat. Banyak warganet menilai suasana akrab yang tercipta di panggung Harlah PKB memperlihatkan hubungan personal yang baik di antara para pemimpin partai politik, sekaligus menghadirkan nuansa yang lebih santai dalam sebuah forum politik nasional.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Tulis Komentar Anda