dengarinfo.com - Portal Berita Akurat & Terpercaya

Lawan Jambret di Kuta Utara, Perempuan Tewas Usai Tabrak Tiang Listrik

Oleh: dengarinfo
12 February 2026
28 kali dibaca

ebuah peristiwa tragis kembali mengguncang Bali ketika seorang perempuan pengendara sepeda motor meregang nyawa setelah berusaha melawan aksi penjambretan di jalan yang seharusnya menjadi jalur pulang dengan aman.

Sebuah peristiwa tragis kembali mengguncang Bali ketika seorang perempuan pengendara sepeda motor meregang nyawa setelah berusaha melawan aksi penjambretan di jalan yang seharusnya menjadi jalur pulang dengan aman. Peristiwa ini terjadi di kawasan Pengubengan Kauh, wilayah Kuta Utara, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, pada Sabtu malam sekitar pukul 22.30 WITA. 

Malam itu jalanan tidak terlalu ramai, lampu-lampu jalan berdiri tegak memandangi lalu lintas yang mengalir biasa saja. Korban, seorang perempuan berusia 46 tahun bernama Juhaeryah Velina, tengah mengendarai sepeda motornya seorang diri. Tidak ada firasat buruk yang terlihat, hingga dua pria yang berboncengan sepeda motor mendekat dari sisi belakang. Dalam hitungan detik yang terasa seperti patahan waktu, salah satu pelaku mencoba menarik tas yang dikenakan korban.

Tarikan mendadak itu membuat keseimbangan motor goyah. Setang bergeser liar, roda depan kehilangan arah, dan kendaraan meluncur tak terkendali ke sisi kiri jalan. Di sana berdiri sebuah tiang listrik yang kokoh dan tak bergeming. Benturan keras pun tak terhindarkan. Suara hantaman memecah sunyi malam, sementara para pelaku yang diduga mencoba menjambret turut terjatuh di lokasi kejadian sebelum akhirnya melarikan diri tanpa berhasil membawa tas korban.

Korban mengalami luka serius di bagian kepala akibat benturan tersebut. Warga sekitar yang mendengar suara kecelakaan segera berdatangan dan memberikan pertolongan pertama sebelum korban dilarikan ke Rumah Sakit Garba Med. Upaya medis telah dilakukan, namun luka yang diderita terlalu berat. Pada Minggu dini hari sekitar pukul 01.00 WITA, korban dinyatakan meninggal dunia.

Rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian memperlihatkan momen ketika dua pelaku mendekati korban dan berusaha menjalankan aksinya. Aparat kepolisian kini tengah memburu keduanya dan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap identitas serta keberadaan para pelaku. Pihak berwenang juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama saat berkendara seorang diri pada malam hari.

Kejadian ini menjadi pengingat pahit bahwa tindak kejahatan jalanan masih mengintai di ruang-ruang yang tampak biasa. Sebuah perjalanan yang seharusnya berakhir di rumah justru berubah menjadi kabar duka. Lampu-lampu jalan tetap menyala seperti biasa, kendaraan tetap melintas, tetapi satu nyawa telah hilang akibat aksi kriminal yang berlangsung dalam hitungan detik. Polisi kini berpacu dengan waktu untuk membawa pelaku ke hadapan hukum, sementara keluarga korban harus menerima kenyataan yang datang begitu tiba-tiba dan meninggalkan luka yang tak kasatmata.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Tulis Komentar Anda